Cerita Ringan dari Korban kebakaran
22 06 2007Tragedi kebakaran di pasar induk pacitan menyisakan cerita yang membuat simbah geli dan marah, karena menyadari lambanya penanganan petugas gawat darurat pemadam kebakaran.
Simbah tidak akan menceritakan apa yang simbah tidak tau. Salah satu teman yang mengalami musibah kebakaran pasar induk pacitan, berkunjung ke rumah simbah untuk sekedar bersilaturahmi dan berbagi cerita, sampai pada sebuah cerita pasca kebakaran pasar induk itu ada sebuah kejadian yang lucu tentang pemadaman api oleh petugas pemadam kebakaran.
Ceritanya begini ! kata temen simbah,” pada saat terjadi kebakaran sore itu di pasar induk warga panik dan berusaha meminta bantuan petugas pemadam kebakaran dengan menelpon kantor pemadam berkali-kali namun tidak ada yang mengangkat, padahal kebakaran terjadi pada jam 7 malam, seharusnya masih ada petugas yang siap sedia untuk merespon warga, mereka kan seharusnya memang siap tanggap kapan saja,!, setelah telepon tidak membuahkan hasil, akhirnya seorang warga berinisiatif mendatangi kantor pemadam tersebut, dan sialnya sopir pemadam kebakaran itu tidak ada tempat, jadi harus menunggu hampir 20 menit untuk mencari sopir tersebut, sang sopir akhirnya di temukan dan siap berangkat ke lokasi tapi anehnya kata sopir kunci mobil itu hilang!, maka seluruh kantor sibuk mencari kunci dan mengulur waktusemakin lama lagi benar-benar tidak siap dan amatir.
Setelah kunci ditemukan apakah masalah sudah selesai ternyata tidak!, mobil siap di bawa kelokasi kebakarn, ternyata air di tankimobil pemadam kosong melompong alias kering kerontang, maka terpaksa butuh waktu lagi untuk mengisi air untuk pemadam itu, benar-benar memakan waktu dan membiarkan api semakin melalap pasar. Setelah air terisi meluncurlah Mobil pemadam satu2nya di Pacitan itu untuk memadamkan api yang sudah 75% membakar pasar , sialnya ketika water cannon si semprotkan ke Kobaran api, air dari water cannon keluar seperti pancuran wudu kecil sekali dan hanya keluar bebera centi meter dari mulut selang fiuuuh benar sempurna deh ketololanya, kata petugasnya klepnya rusak lupa di perbaiki, maka korban kebakaran hanya nyengir lihat polah tingkah petugas kebakaran itu, padahal 1 minggu sebelumnya itu mobil pemadam lancar-lancar aja di gunakan untuk semprotin air di acara dangdutan he he.
Ya itu sekelumit cerita leletnya aparatur warga dan aparatur tanggap darurat di daerah, simbah yakin tidak terjadi dikota2 besar,bagaimana dengan PLN,TELKOM,AMBULANCE,DLL?







Ngga bisa komplain, percuma ngomong gini…
salam kenal deh dari gw
jangan lupa kunjungin blog gw ya
wah apa nggak sedulur itu mbah?
Payah banget tuh pemadamnya.
Kenapa itu semua terjadi? karena lemahnya sistem di PNS.
Kalo dah jadi PNS, kan jarang yang dipecat. Kalau PMKnya itu milik swasta, pasti langsung dipecat pegawainya. Yang pengen kerja banyak koq. Tapi heran, koq susah banget sepertinya memecat PNS.
@Raffael
Iya sih, tapi paling tidak menyuarakan pad kuping-kuping dungu yang hidup dari …keringat rakyat..yang di peras lewat pajak, dan retribusi, juga di jajah saudaranya sendiri atas nama Pemerintah dan rakyat… *sadar gak sih bahwa sebenarnya mereka itu ya seperti kita”
@pandigila
he he..salam kenal juga..ini mah klewat trtagis kali ya
@peyek
wah gak tau simbah…mungkin saja saudara..atau satu suku barangkali
@Agam
wah saya gak tau apa Itu PNS, cuman setahu saya..di PNS kerja gak kerja di bayar itu saja..dan mayoritas PNS berharap sama pensiun …dan pekerjaan yang paling aman…harusnya jadi PNS gak usah lama2 biar semua bisa mencobanya …” PNS = Pegawai Negri Selamanya” bikin malee..s
PLN,TELKOM,AMBULANCE,DLL?
Kayanya sih MiWon, alias sami mawon, mbah.
Duh Gusti…! Paringono negeri ini…….??? males ah ndonga’ne..!!! Dimana t4 crita ketragisan negeri ini seperti pilem gratisan, isin ra isi wes resiko jadi anak yg lahir di negeri ini. Terima kasih Tuhan…Kau buka cermin2 instropeksi bagi jiwa ini.


Mbah kalo bleh usul jgn ada yg namanya PNS seh? Kasian Ibu Pertiwi nangis terus, trenyuh ngrasakne anak2e tingkh plahe kyo DAJJAL = nek Seng Gede2 DIJJIL = nek Seng Cilik2.
Mboh Ah……!!
PNS=Pegawai Negeri Sipil……?
PNS=Penghuni Negeri Siluman….!!!
Mpon&Swon.
@koesno
wah …ya jelas tidak sama ..mereka itu kan cuman sejenis….beda kulit..kesamaan meraka itu di males dan korupsineya he he >sok teu
@nto-oling
, wah….jangan salahkan PNS tapi salahkan yang buat sistem PNS….apa gak jalan to pemerintah ini kalau gak ada PMS eh PNS. kalau bisa PNS…di kasih uji kelayakan kayak ..kendaraan jadi ..kalau dah gak layak masukan…pensiun muda tanpa pesangon he he..
yang heran ada yang rela jual…rumah sama sawan demi jadi PNS bergai 1 juta perbulan..hemhtap
tapi bayak juga sih..kalau itu dolar.
, sayange rupiah…
tapi kalau 1 juta di x 12 bulan x sisa umur rata2 masa efektif 30 tahun
1 x 12 = 12 juta x 30 = 360 juta hemh…lumayan kalau di bayarkan chas..sayange masih di ptong biaya hari tua, asuransi kesehatan, asuuuu ransi tetek tetek.. tapi peminta pegawai negri di Indonesia buanyak sekali…
yang simbah sayangkan..yang tidak bener ..menjadi abdi negri tapi hanya mengantungkan hidup sama negri..
tapi sebenernya, sayah dari dulu itu penasaran..
pemadam kebakaran itu statusnya apa tho?
pegawai negeri?
hee..


dari tadi ngomongin pemadam kebakaran.
emange pemadam kebakaran tuh makhluk apae?
katanya PEMADAM tapi kok malah NGELAWAK waktu MADAMIN KEBAKARAN.
harusnya dikasi nama PELAWAK KEBAKARAN wae..
hehehe…
lhah, ini indonesia lho, mbah. kayak ga tau aaaaja
mbah, mungkin akan lebih baik kalo begini
rumah tu PNS yang kebakar
pasti ribut2 deh
ato malah makin sante aja
coz, dah dapet bantuan dana dari asuransi?
Begitulah situasi busuk di Indonesia…..